letak sebuah titik yang mempunyai kuat medan listrik nol adalah

Pembahasan

Diketahui :

table attributes columnalign right center left columnspacing 0px end attributes row cell Q subscript 1 end cell equals cell 1 space μC equals 1 cross times 10 to the power of negative 6 end exponent space straight C end cell row cell Q subscript 2 end cell equals cell 4 space μC equals 4 cross times 10 to the power of negative 6 end exponent space straight C end cell row cell r subscript 12 end cell equals cell 10 space cm end cell end table

Ditanya :

Tentukan letak titik yang memiliki kuat medan listrik nol?

Jawab :

Arah medan listrik pada muatan positif adalah keluar dan arah medan listrik pada muatan negatif adalah masuk.

Langkah 1, menentukan letak titik P.

Letak titik belum diketahui sehingga ada tiga kemungkinan yaitu di seblah kiri Q1, di sebelah kanan Q2 atau diantara Q1 dan Q2. Untuk memilih posisinya secara benar perhatikan ilustrasi berikut ini dan ingat kembali bahwa kuat medan listrik “keluar untuk muatan positif” dan “masuk untuk muatan negatif”. Namakan saja titik yang akan dicari sebagai titik P.

Ada 2 tempat dimana E1 dan E2 saling berlawanan, ambil saja titik yang lebih dekat dengan muatan yang nilai mutlaknya lebih kecil yaitu disebelah kiri Q1 dan namakan jaraknya sebagai x. Sehingga kita dapat menentukan jarak antara Q1 dan titik P (r1P = x), serta jarak antara muatan Q2 dan titik P (r2P = 10 + x).

Langkah 2, menghitung letak titik P yang mempunyai kuat medan listrik nol.

Syarat agar listrik di titik P nol adalah besarnya medan listrik akibat Q1 besarnya sama dengan medan listrik akibat muatan Q2.

table attributes columnalign right center left columnspacing 0px end attributes row cell E subscript 1 end cell equals cell E subscript 2 end cell row cell fraction numerator k Q subscript 1 over denominator r subscript 1 p end subscript superscript 2 end fraction end cell equals cell fraction numerator k Q subscript 2 over denominator r subscript 2 p end subscript superscript 2 end fraction end cell row cell fraction numerator Q subscript 1 over denominator r subscript 1 p end subscript superscript 2 end fraction end cell equals cell fraction numerator Q subscript 2 over denominator r subscript 2 p end subscript superscript 2 end fraction end cell row cell fraction numerator 1 cross times 10 to the power of negative 6 end exponent over denominator left parenthesis x right parenthesis squared end fraction end cell equals cell fraction numerator 4 cross times 10 to the power of negative 6 end exponent over denominator open parentheses 10 plus x close parentheses squared end fraction end cell row cell 1 over left parenthesis x right parenthesis squared end cell equals cell 4 over open parentheses 10 plus x close parentheses squared end cell row cell open parentheses 10 plus x close parentheses squared over left parenthesis x right parenthesis squared end cell equals cell 4 over 1 end cell row cell square root of open parentheses 10 plus x close parentheses squared over left parenthesis x right parenthesis squared end root end cell equals cell square root of 4 over 1 end root end cell row cell fraction numerator 10 plus x over denominator x end fraction end cell equals cell 2 over 1 end cell row cell 10 plus x end cell equals cell 2 x end cell row cell x minus 2 x end cell equals cell negative 10 end cell row cell negative x end cell equals cell negative 10 end cell row x equals cell 10 space cm end cell end table

Dengan demikian, letak titik P adalah 10 cm di sebalh kiri muatan Q1.

Artikel Terkait:   kalimat efektif untuk pengantar penulisan tujuan karya ilmiah adalah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *