sistem organ dan organ penyusunnya

sistem organ dan organ penyusunnya

 

Organ penyusun:

1. Hidung, berfungsi untuk enyaring, mengatur suhu, dan melembabkan udara yang masuk.

2. Faring, berfungsi menyediakan saluran bagi udara yang keluar masuk.

3. Tenggorokan, berfungsi menyaring udara yang kita hirup dan juga bercabang ke bronkus.

4. Paru-paru, terdapat alveolus yang berfungsi menukar karbondioksida dengan oksigen.

 

4. Sistem Peredaran Darah

Sistem peredaran darah berfungsi membuat darah tetap bersirkulasi di dalam tubuh sehingga dapat menjalankan fungsinya sebagai pengangkut nutrien, oksigen, karbon dioksida, hormon, melawan penyakit, mengatur suhu dan pH, dan mengatur homeostasis.

Organ penyusun:

1. Darah berfungsi sebagai alat transfortasi utama dalam sistem sirkulasi.

2. Jantung berfungsi memompa darah yang mengandung oksigen ke seluruh tubuh manusia.

3. Pembuluh darah sebagai jalan darah mengalir dari jantung menuju ke jaringan seluruh tubuh.

 

5. Sistem Reproduksi

Sistem reproduksi berfungsi untuk menghasilkan keturunan.
A. Sistem Reproduksi Pria

1. Testis berfungsi untuk menghasilkan sperma dan hormone testosteron.

2. Epididimis berfungsi untuk menyimpan sperma sementara dan mematangkan sperma.

3. Vas deferens berfungsi untuk mengangkut sperma menuju vesikula seminalis/kantung semen.

4. Uretra yang berfungsi untuk membawa sperma ke luar tubuh.

5. Tubulus rekti berfungsi sebagai tempat bermuaranya saluran dari tubulus seminiferus.

6. Penis berfungsi sebagai alat untuk melakukan reproduksi (menyalurkan sel sperma).

7. Skrotum berfungsi sebagai alat untuk pembentkan sel sperma.
B. Sistem Reproduksi Wanita

1. Ovarium (indung telur), berfungsi menghasilkan sel telur (ovum) dan hormon (esterogen dan progesteron).

2. Oviduk/tuba falopi/saluran telur, berfungsi menyalurkan ovum dari ovarium menuju uterus.

3. Uterus (kantung peranakan/rahim), berfungsi sebagai tempat perkembangan zigot apabila terjadi fertilisasi, menerima pembuahan ovum yang tertanam ke dalam endometrium, dan juga sebagai tempat tumbuh dan berkembangnya janin.

4. Vagina merupakan penghubung rahim ke bagian tubuh luar, juga menghasilkan berbagai macam sekresi.

5. Vulva berfungsi sebagai jalan masuk sperma ke dalam tubuh wanita dan sebagai pelindung organ kelamin dalam dari organisme penyebab infeksi.

6. Leher rahim (serviks) berfungsi untuk membantu perjalanan sperma dari vagina menuju rahim.

 

6. Sistem Indera

Sistem indera berfungsi menerima rangsangan dari lingkungan sekitar.

Organ penyusun:

1. Mata, berfungsi untuk menghasilkan bayangan benda yang dapat dilihat.

2. Telinga, berfungsi untuk menerima rangsang bunyi yang dapat didengarkan.

3. Kulit, berfungsi untuk meraba permukaan suatu benda.

4. Lidah, berfungsi untuk merasakan suatu rasa.

5. Hidung, berfungsi untuk mencium bau-bauan.

 

7. Sistem otot

Sistem otot berfungsi sebagai alat gerak aktif dengan menggerakkan tulang. Otot dikendalikan otak melalui sistem saraf, baik secara sadar maupun tak sadar. Sistem otot melibatkan tiga macam otot. Otot rangka berada di bawah kendali sadar, dan bergerak ketika diarahkan untuk melakukannya oleh otak. Otot jantung menjaga detak jantung, dan fungsi otomatis. Otot polos mengontrol berbagai proses internal seperti pencernaan.

 

8. Sistem Rangka

Sistem rangka berfungsi sebagai alat gerak pasif, sebagai pelindung organ lain, memproduksi sel darah merah, dan memberikan bentuk tubuh. Sistem rangka terdiri atas tulang/ kerangka.

Artikel Terkait:   energi pada buah mangga di pohonnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *