contoh cerita fantasi 2 paragraf
contoh cerita fantasi 2 paragraf

contoh cerita fantasi 2 paragraf

contoh cerita fantasi 2 paragraf

 

Spidol Ajaib

(Orientasi)

Siang ini matahari bersinar sangat terik. Budi berteduh di bawah sebuah pohon yang sangat rindang. Ia mengambil botol air minumnya yang hanya terisi setengah. Budi meminum dengan pelan sambil menatap koran yang berada di bangku belakang sepedanya. Masih banyak yang belum terjual, katanya di dalam hati, tetapi matahari sudah seterik ini.

(Komplikasi)

Tiba-tiba perutnya bernyanyi. Ia sama sekali tidak membawa bekal makanan. Ibunya sedang sakit, sehingga tidak ada yang menyiapkan makanan untuknya. Ia menatap koran di sepedanya, tampak gambar makanan di sebuah restoran membuat air liurnya menetes. Ia ambil koran itu dan spidol dari sakunya. Ia ikuti garis makanan itu seolah-olah ia sedang menikmati makanan tersebut. Tiba-tiba makanan tersebut keluar dari koran. Budi berteriak kegirangan. Ia makan sepuasnya makanan tersebut dan mulai menggaambar lagi pada gambar lainnya. Perutnya penuh dan ia tertidur karena kekenyangan.

(Resolusi)

Budi terbangun dan terkejut. Sepedanya tidak tampak dan ia berada di sebuah ruangan yang sangat terang. “Sudah sadar, Nak? Bapak menemukanmu pingsan di bawah pohon. Kemudian Bapak bawa ke rumah sakit ini. Alamatmu di mana, Nak? Agar Bapak bisa menghubungi orang tuamu,” kata bapak itu dengan ramah. Budi menangis sekencang-kencangnya. Karena kelelahan dan perutnya yang lapar, ia pingsan di bawah pohon tersebut.

Artikel Terkait:   mengapa pemilu 1955 dianggap pemilu paling demokratis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.